-->

Monday, August 21, 2006

Sepohon Kayu...

Allah telah berfirman, ertinya...

"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimah yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun. Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki". surah Ibrahim ayat 24-27.

Rasulullah pernah bersabda yang bermaksud...
Abu Zar r.a meriwayatkan bahwa ada sekali Rasulullah s.a.w keluar dari rumahnya. Pada masa itu ialah musim daun-daun gugur. Baginda mengambil ranting sebatang pohon yang daun-daunnya mulai berguguran,seraya Baginda s.a.w bersabda,"Ya Abu Zar! Apabila seorang muslim menunaikan solatnya kerana ALLAH, dosanya gugur seperti daun-daun ini gugur dari pohon ini".

Ibnu Asyakir pernah berkata...
"Ulama' yang jahat menjunjung dunia di atas kepala mereka. Sedang akhirat dipijak di bawah telapak kaki. Kata-kata mereka bagaikan penawar. Sedang perbuatan mereka adalah racun. Mereka bagaikan pohon difla (oleander). Memukau siapa yang memandang. Membunuh siapa yang memakannya".

Dzunnun Al-Mishri mengajar kita...
Tradisi para nabi dan orang-orang sholeh; membalas keburukkan dengan kebaikan. Jadilah seperti pohon buah-buahan di tepi jalan, yang dilempar orang dengan batu. Tetapi ia membalas dengan menggugurkan buah yang telah ranum. Ahsin kamâ ahsanallâhu ilaik, berbuatlah baik sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.

Pepatah Melayu pernah berkata...
Sepohon kayu besar di tengah padang, tempat bernaung kepanasan, tempat berlindung kehujanan, uratnya tempat bersila, batangnya tempat bersandar.

Nan berseluk urat, nan berjumbai akar, nan berlambai pucuk. Kalau pandai mencencang akar, mati lalu ke pucuknya. Kuat akar kerana tunjang, kuat tunjang kerana akar. Kuat berdiri pohon kerana akarnya, kuat akar kerana tanah.

Aku pernah menyanyikan nasyid ini...
Sepohon kayu, daunnya rimbun
Lebat bunganya serta buahnya
Walaupun hidup seribu tahun
Kalau tak sembahyang apa gunanya...

No comments: